Hujan Malam Ini

Saya dan berjuta juta manusia lainnya terlahir untuk mencintai hujan. Entah kenapa kami selalu sepakat bahwa kehadiran hujan membawa damai tersendiri di sudut hati kami. Hadirnya bagaikan mengantarkan tapak tapak rindu untuk mendekat dan mencumbu di selaksa relung hati yang kering.Setiap tetesnya adalah anugerah, setiap tetesnya adalah berkah.., melati ditaman merekah karnanya, padi di sawah menghijau karna curahnya. Setiap tetesnya adalah tasbih, maka seluruh alam memujanya, Hujan.

Setelah berbulan bulan saya tidak menjumpainya, akhirnya malam ini hujan kembali menemui saya, seperti janjinya di pertemuan terakhir kami. Bahwa ia akan pergi, ia akan membasahi jiwa jiwa yang kering nun jauh disana, namun ia pasti kembali, untuk menyejukkan hati saya.Hujan datang malam ini, menurunkan milyaran tetes airnya di salah satu sudut kota Jakarta yang amat gersang ini. Setiap hari saya melahap terik siang dan menghirup debu tebal yang menari nari di udara. Dan malam ini, semua tergantikan oleh bau tanah basah yang hanya mampu hadir karna siraman hujan.

Hujan malam ini, bagaikan denting piano yang menyusun melodi indah dengan nada nada sempurna, lengkap dengan petir sesekali menyambar yang menandakan penyanyinya tengah melantunkan lagu sendu dengan seriosa.  Lalu hujan kembali bernyanyi lembut nan syahdu, meninabobokan saya dalam kidung penghantar tidur malam ini.
Kadang ingin rasanya berlari di bawah hujan, menumpahkan segala undah yang ada.Menangis di bawahnya,tersedu, berbisik dan menggelayut manja diantara setiap tetesnya, agar tak satu orang pun yang menyadari bahwa saya menangis, agar hujan membawa serta tetesan air mata saya bersama tetesnya. Agar hujan membasahi jiwa saya yang kering. Agar hujan menentramkan hati saya yang gelisah, dan agar hujan memeluk saya dalam kedamaian.

Hujan malam ini, selalu membawa memori saya melayang jauh ke tempat tempat saya berada bersama hujan di waktu yang lalu. oleh karnanya, hujan menjadi sangat nostalgic. Hujan mampu merekam semua peristiwa lampau yang telah terjadi, sekaligus memutarnya kembali untuk selalu saya kenang.

Tiada lain yang ingin saya sampaikan pada hujan malam ini selain bahwa saya dan jutaan orang di luar sana akan sangat senang jika ia mau datang lagi esok malam,..dan bahwa kami sangat mencintainya, kami menyanjungnya..kami memuja Sang Pencipta Hujan, Allah ….Subhanallah atas penciptaannya yang begitu Agung.

Alangkah Indahnya Jika Komentarmu Turut Menghiasi Blog Ini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s